Dheeva Wisata

Your holliday partner

Amazing Blitar

Spirit Histori of Java

Dheeva Wisata

Tour Organizer

Reservasi Armada

Sewa Bus Pariwisata Blitar

“Kepala Singa” di Makam Bung Karno

Rezim Soeharto mencoba “melenyapkan” Bung Karno dengan menempatkan makamnya di Blitar, Jawa Timur, sejauh mungkin dari Jakarta. Tetapi “de-soekarnoisasi” itu gagal. Makam Bung Karno tiap hari tetap diziarahi ribuan rakyat.

MACAN mati meninggalkan kulit, gajah mati meninggalkan gading. Orang besar mati meninggalkan nama. Itulah yang terjadi pada Bung Karno, Presiden Pertama RI dan salah satu proklamator kemerdekaan, meski rezim Soeharto mencoba menghapus nama Soekarno dari sejarah. Polemik sejarah tentang siapa sebenarnya penggali Pancasila bisa dibilang termasuk bagian dari upaya ini.
Rezim Soeharto melakukan segala hal untuk mengecilkan dan “menghabisi” Soekarno, termasuk melarang kunjungan keluarga dan kerabatnya ketika ia sakit, menuduhnya terlibat PKI, termasuk kemudian menolak memenuhi keinginan Soekarno sebelum wafatnya, yang ingin dimakamkan secara sederhana di Batutulis, Jawa Barat.
Putra bungsunya, Guruh Soekarnoputra, menceritakan kepada D&R, Bung Karno wanti-wanti kalau meninggal jangan dibuatkan batu nisan, kijing. Jangan dituliskan segala macam gelar. Hanya tulislah Di sini Beristirahat Bung Karno, Penyambung Lidah Rakyat Indonesia. Dan, kuburan itu kalau bisa di bawah pohon rindang.

Adapun soal tempat, itu macam-macam. Dalam salah satu surat cinta untuk Ratna Sari Dewi atau Hartini-istri-istrinya-Bung Karno menulis: “Aku ingin dikuburkan bersamamu.” Tapi, tentang perincian lokasinya ada di buku biografi Soekarno karangan Cindy Adams, yakni ingin dimakamkan di Jawa Barat, sekitar daerah Priangan. “Harus kelihatan ada sungai, gunung-gunung. Jadi, Bapak pesannya begitu,” ucap Guruh.
Setelah sakitnya mendadak menjadi gawat, Bung Karno diangkut ke RSAD Gatot Subroto pada petang hari, 16 Juni 1970. Ia meninggal pada Minggu, 21 Juni 1970. Rachmawati Soekarnoputri, putri Bung Karno, menceritakan kepada D&R, hari itu diadakan rapat keluarga dan semua sepakat Bung Karno bisa dimakamkan sesuai dengan testamennya, yakni dimakamkan di Batutulis.

Bahkan, Hartini dan Dewi bersama-sama memohon kepada Soeharto agar mengizinkan penguburan Soekarno di pekarangan rumahnya di Batutulis, sesuai kehendak Soekarno. Batutulis adalah rumah Soekarno tempat ia menjalani tahanan rumah pertama kali, sebelum kemudian dipindah ke Wisma Yaso di Jakarta.

Namun Soeharto-yang sedang pada tahap-tahap awal dalam mengonsolidasikan kekuasaannya-rupanya tidak ingin mendirikan suatu tempat ziarah yang terlalu dekat dengan Jakarta. Soeharto menolak permohonan itu.
Bukan hanya itu. Bahkan, menurut penuturan mantan Duta Besar RI di Moskwa, Manai Sophiaan, permintaan istri Bung Karno yang lain, Fatmawati, agar jenazah Bung Karno disemayamkan di rumah Jalan Sriwijaya, bukan di Wisma Yaso, juga tidak diizinkan. Alasannya: mau diberi upacara pemakaman kehormatan militer.
Sempat terjadi perundingan antara Hoegeng, Kepala Polisi RI, yang waktu itu bertindak mewakili keluarga Bung Karno, dengan Alamsjah Ratu Prawiranegara dan Tjokropranolo, asisten pribadi Presiden Soeharto, untuk memutuskan di mana Bung Karno dimakamkan.
Akhirnya, Soeharto sendiri yang memutuskan di Blitar, dengan alasan supaya dekat dengan makam ibunda Bung Karno. “Pihak keluarga waktu itu sempat bertahan agar tetap sesuai dengan amanah beliau (Bung Karno). Tapi keputusan di tangan pemerintah,” kata Rachmawati.
Ada yang menarik sehubungan dengan keputusan memakamkan Bung Karno di Blitar itu. Menurut Subayo Anam, mantan kepala biro penerangan Departemen Penerangan. sekitar pukul 07.00, 21 Juni 1970, disiarkan di radio Bung Karno wafat. Waktu itu, di Istana Negara diadakan sidang. Pak Harto memanggil Bung Hatta dan juga memanggil keluarga Bung Karno. “Cuma, saya tidak tahu apa yang dinyatakan oleh pihak keluarga, itu hanya mereka yang bisa menjelaskan,” tutur Subagyo kepada D&R.
Lalu mereka mengumumkan bahwa Bung Karno akan dimakamkan didekat makam ibundanya di Blitar. Kemudian juga akan diadakan upacara kenegaraan. “Begitu selesai pengumuman tersebut, langsung saja saya beritahukan hal tersebut kepada para wartawan bahwa Bung Karno akan dimakamkan di makam pahlawan,” cerita Subagyo, “waktu itu, wartawan menjadi ribut karena bagaimana mungkin seorang presiden yang meninggal dalam tahanan akan dimakamkan di makam pahlawan. Waktu itu kan ada pendapat yang mengatakan Bung Karno tidakboleh dimakamkan di makam pahlawan.” Karena Subagyo dianggap sebagai narasumber berita tersebut, ia dipanggil tim pemeriksa pusat. Ia ditanya, apa betul Bung Karno akan dimakamkan di taman makam pahlawan. “Saya mengatakan bahwa saya orang Blitar. Waktu ibunda Bung Karno meninggal, ia dimakamkan di taman makam pahlawan Taman Bahagia Sentul,” ujarnya.
Akhirnya, 21 Juni 1970 siang, Bung Karno dibawa ke Blitar. “Saya ingat benar ketika sampai di sana ada papan nama besar bertuliskan Taman Bahagia Sentul, memang tempat itu adalah makam pahlawan,” tutur Subagyo pula. Tapi, tidak lama setelah itu, makam tersebut ditutup. Para pahlawan yang sudah dikubur di situ kemudian dipindah ke Medukgerit. Ironisnya, makam pablawan itu dipindahkan dari Sentul dengan alasan sudah penuh. Dari tahun 1970 sampai 1979, makam Bung Karno tidak boleh dikunjungi orang dari Jakarta, kecuali masyarakat Blitar.
Pada awal 1970-an, makam Bung Karno dijaga tentara. Tak ada orang yang boleh mendekat, bahkan keluarganya sekalipun, kata Mat Sanuri, 44 tahun, penjaga makam yang sudah bekerja sejak 1972.
Baru pada 1978, makam itu dipugar dan dibangun, selesai pada 1979. Tepat pada haul Bung Karno, 21 Juni 1979, Soeharto meresmikan bangunan makam. Masih kata Mat Sunari, “Itulah pertama kali ia ke makam Soekarno, itu pun hanya untuk peresmian.”
Bung Karno Marah
Apakah semua yang datang ke makam adalah soekarnois? “Ya, sebagian besar seperti itu,” kata Sutanto, tukang foto yang sudah sejak 1978 beroperasi di situ. Peziarah umumnya berasal dari berbagai macam kalangan. Warga keturunan Cina juga banyak yang datang.
Motif kedatangan para peziarah juga bervariasi. Pelajar asal Malang, misalnya, mau berekreasi. Para aktivis pro-Megawati merasa tak afdal jika datang ke Blitar tanpa berziarah ke makam Bung Karno.
Yang punya tujuan aneh-aneh juga tidak sedikit, lanjut Mat Sunari. Ada orang yang ingin hajatnya terkabul datang ke makam itu. Yang bermotivasi semacam itu umumnya berasal dari luar Kota Blitar. Bulan Agustus lalu, misalnya ada orang dari Bogor yang berpuasa selama 15 hari. Ada juga yang ingin dapat jodoh atau ingin rezekinya lancar.

Pernah ada peristiwa menghebohkan yang meramaikan makam itu, yakni soal foto makam Bung Karno yang menampakkan “kepala singa”. Peristiwa ini terjadi hari Rabu, 25 September 1996, saat Keluarga Besar Pengurus Dewan Pimpinan Pusat Penerus Pelopor Kemerdekaan Bangsa Indonesia nyekar ke makam tersebut. Mereka mengambil foto makam Bung Karno.
Setelah foto itu dicetak terjadi heboh karena terlihat gambar kepala singa di batu nisan Bung Karno yang terbuat dari marmer itu. Hal ini tentu saja menggemparkan warga sekitar dan mengundang berbagai penafsiran.
Ada yang mengatakan “Bung Karno marah” karena saat itu tak lama setelah terjadinya Peristiwa 27 Juli: penyerbuan berdarah yang didukung pemerintah Soeharto terhadap markas Dewan Pimpinan Pusat PDI yang dikuasal kubu Megawati Soekarnoputri di Jalan Diponegoro, Jakarta. Ada juga yang beranggapan, potret kepala singa itu hanyalah efek fotografi karena pantulan cahaya lampu kilat dari bidang mengkilap yang bisa memunculkan gambar apa saja.

Yang jelas, kehebohan itu sendiri menunjukkan betapa berartinya keberadaan makam Bung Karno bagi masyarakat di Blitar. Bahkan, sesudah matinya, nama Bung Karno masih jadi andalan untuk mencari penghidupan oleh rakyat setempat. Sepanjang jalan menuju makam terlihat banyak pedagang suvenir berjajar di pinggir jalan. Mereka menjual kaus, tas, asbak, kalung, dan beragam hasil kerajinan tangan bikinan warga Blitar.

Makam Bung Karno sendiri tiap harinya dijaga 12 orang. Ada yang bertugas menjaga kebersihan taman, makam, dan yang menjaga kantor. Semuanya digaji oleh Pemerintah Daerah Blitar. Ada yang digaji harian, ada juga yang bulanan, tergantung masa kerjanya. Sunari sendiri, sekalipun sudah bekerja sejak 1972, baru diangkat sekitar 10 tahun lalu sebagai pegawai pemerintah daerah, dengan gaji Rp 350.000 per bulan.
Soekarno pada akhirnya memang terlalu besar untuk bisa dikecilkan.




D&R Edisi 980926-006/Hal. 22 Rubrik Sejarah

Wisata Edukasi "spirit History of Java" Blitar





Kemasan wisata yang mengandung pendidikan sejarah "Bhumi Laya Ika Tantra Adi Raja".mengenal Blitar dari sisi sejarah, tempat yang dikunjungi diantara:


Candi Penataran
pertanyaan sederhana yang banyak orang tidak bisa menjawab dengan jelas. Apa itu Candi Penatara? siapa yang membangunya? apa fungsinya?. pertanyaan tersebut akan bisa terjawab bila kita mau sedikit meluangkan waktu membaca, apakah dengan membaca cukup?. Tidak. Sangat rugi bila Kita tidak melihat langsung Peninggalan Leluhur Kita. Candi Penataran Termasuk salah satu komplek candi terbesar di wilayah Jawa Timur. 







Istana Gebang
Rumah yang dijadikan museum, terdapat peninglan keluarga Soekemi Sosrodihardjo ayah handa Ir. Soekarno. Cerita masa kecil Bung Karno berada di Blitar. Hanya sekedar berkunjung akan rugi. jadi gunakan jasa pemandu di museum Istana Gebang. Pertanyaan sederhana, Kenapa di sebut Istana Gebang?, silakan mencarinya.





Kampung Gerabah "Precet"

Kearifan lokal sebuah dusun yang terus menjaga aktifitas dari peradapan lama di era peradaban moderen. Dimana barang-barang yang dibuat sudah jarang dijumpai. Leluhur kita mengunakan tanah liat untuk membuat barang rumah tangga. Seni Kriya Gerabah peningalan leluhur kita, apakah sudah pernah mencoba?, seperti apa proses pembuatannya di jelaskan langsung oleh instruktur.




Kebon Rojo "Hutan Kota"

Hanya sedikit kota yang memiliki Hutan Kota, tetapi di Blitar Hutan Kota masih terjaga, terawat dengan asri. Selain pohon-pohon langka juga terdapat binatang yang di pelihara di dalam Hutan tersebut, seperti; Rusa, Kera, Burung Merak dan Beberapa jenis burung. 

Pendopo Ronggo Hadinegoro Kabupaten Blitar
Pendopo Kabupaten Blitar dibuka secara umum pada hari minggu. di Pendopo Ronggo Hadinegoro Kabupaten Blitar masyarakat memasuki ruang kerja Bupati Blitar. Banyak sisi history yang bisa didapat. sedikit cerita tentang pendopo Kabupaten Blitar dari sisi Tata Kota, Blitar masih mempunyai Alun-alun yang berada tepat di depan pendopo, sebelah kiri adalah Lembaga Pemasyarakatan dan di sebelah kanan adalah Masjid. Kenapa seperti itu?, silakan berkunjung



tempat-tempat inilah yang akan dikunjungi dan diceritakan sejarah Blitar secara menyeluruh. Tujuan dari Wisata Edukasi "spirit History of Java" Blitar adalah Mengenal Blitar dari sisi sejarah. Sangat disayangkan bila Kita tidak kenal dengan tempat kita dilahirkan. "Kenali Negerimu" 


Paket Wisata Edukasi

  • Armada Elf
  • Pemandu/guide Blitar
  • Makan 1x
  • Tiket Masuk

Harga Rp.   50.000,- (Pelajar)
Harga Rp.   75.000,- (Dewasa)
Harga Rp. 200.000,- (Wisman, Support Speak English)


Alamat :
Jl. Puntodewo No. 15, Kel. Kademangan
Kabupaten Blitar, Jawa Timur
_________________________________
Kantor Marketing :
Jl.Riau No.58, Sanan Wetan
Kota Blitar, Jawa Timur
Hp/WA : 082331077007
email : dheeva.wisata.blitar@gmail.com
_________________________________
Consutan wisata:
Suhut Rusliyanto
BBM : D54800DA
WA : 085649292070
_________________________________
Reservasi Armada:
Diyan Mahesa Lubis
BBM : D621819D
WA : 082299200367


Open Trip Blitar





Paket 1
Hari Pertama : Argo Blimbing, Kampung Coklat, Makam Bung Karno
                        inap satu malam di hotel bintang AC
Hari Kedua   : Istana Gebang, Kebon Rojo, Odabli


Paket 2
Hari Pertama : Pantai Serang, Kampung Coklat, Omah Jenang
                        inap satu malam di hotel bintang AC
Hari Kedua   : Makam Bung Karno, Istana Gebang, Oleh2 Sambel Pecel

Paket 3
Hari Pertama : Pantai Tambak Rejo, Kampung Coklat, Omah Jenang
                        inap satu malam di hotel bintang AC
Hari Kedua   : Makam Bung Karno, Istana Gebang, Oleh2 Sambel Pecel

Paket 4
Hari Pertama : Candi Penataran, Kebun Kopi Karang Anyar, Makam Bung Karno
                        inap satu malam di hotel bintang AC
Hari Kedua   : Kampung Coklat, Argo Blimbing, Oleh2 Sambel Pecel


Jemput Terminal/Stasiun Blitar
harga Rp. 350.000,-/Orang (Minimal 10 Orang )

Jemput Bandara Juanda
harga Rp. 450.000,-/Orang (Minimal 10 Orang )

Fasilitas :

  • Armada Elf
  • Hotel 2 Orang per Kamar
  • Makan 5x


Info lebih lanjut
Kantor Marketing :
Jl.Riau No.58, Sanan Wetan
Kota Blitar, Jawa Timur
Hp/WA : 082331077007
email : dheeva.wisata.blitar@gmail.com
_________________________________

Consutan wisata:
Suhut Rusliyanto
BBM : D54800DA
WA : 085649292070
_________________________________
Sewa Kendaraan:
Diyan Mahesa Lubis
BBM : D621819D
WA : 082299200367



Trip Unik
M A C A N  K A S E N T A K
Makam, Candi, Kademangan, Serang / Tambak
M A C A N  P A R A M U N
Makam, Candi, Pacuh, Rambut Monte

Histori of Java










Waduk Wonorejo, Ranu Gumbolo nya Tulungagung


Keindahan dan kemegahan Waduk Wonorejo Tulungagung mungkin sudah banyak di ketahui oleh para pengunjung. Namun sebenarnya masih ada sisi lain dari Waduk Wonorejo yang tak kalah eksotis. Lokasi lingkar Waduk Wonorejo Tulungagung tak jauh dari lokasi utamanya. Meskipun harus sedikit berjuang dengan jalan turun yang sedikit rusak, akhirnya kami sekeluarga menemukan sisi lain keindahan Waduk Wonorejo Tulungagung.
Untuk menemukan lokasi Lingkar Waduk Wonorejo Tulungagung tidaklah sulit. Setelah kita sampai di Desa Wonorejo, Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung kita akan melewati gapura dengan Tulisan Bendungan Wonorejo. Dari gapura kita ikuti jalan sampai menemukan hotel kanan jalan di luar loket Bendungan Wonorejo Tulungagung. Kita ikuti jalan turun namun sedikit rusak sampai kita temukan tempat parkir dan warung. Setelah sepeda motor kita parkir di sana dan perjalanan kita lanjutkan dengan berjalan kaki sekitar 100 meter, kita akan menemukan keindahan sisi lain dari Waduk Wonorejo Tulungagung atau Ranu Kumbolonya Tulungagung.

sumber : ayotraveling.id

Pesona Wisata Ranu Gumbolo, Tulungagung


Ranu Gumbolo sepintas kedengarannya mirip Ranu Kumbolo yang ada di gunung Semeru. Eits tetapi Ranu Gumbolo yang satu ini ada di kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Yang pasti merupakan destinasi wisata baru yang menarik perhatian para wisatawan.

Mungkin pemberian nama Ranu Gumbolo terinspirasi dari Ranu Kumbolo, yang beda hanya pada Kumbolo dan Gumbolo. Ranu artinya danau atau kolam, bisa juga diartikan telaga atau air. Sedangkan Gumbolo diadopsi dari kata Kumbolo yang artinya tempat berkumpul.

Bila Anda pernah berkunjung ke Ranu Kumbolo di kaki gunung semeru dan Ranu Gumbolo di Tulungagung ada kemiripan yaitu sungai mirip danau. Meskipun termasuk tempat wisata baru, Ranu Gumbolo ramai dikunjungi para kawula muda dari berbagai daerah.
Ranu Gumbolo, Tulungagung

Lokasi wiata ini mulai banyak di kunjungi serta diminati oleh masyarakat Tulungagung dan masarakat luar daerah. Sebenarnya lokasi wisata ini sudah lama ada tapi baru terkenal sekitar tahun 2015 kemarin. Objek wisata Ranu Gumbolo ini biasanya dijadikan sebagai tempat nongkrong para muda-mudi di siang hari sambil menikmati keindahan pemandangan alam yang asri.

Selain dijadikan tempat nongkrong para muda-mudi lokasi tersebut juga dimanfaatkan warga untuk memancing ikan. Banyak para penghobi memacing yang datang ke lokasi tersebut mulai dari warga sekitar ataupun masarakat luar daerah. Jenis ikan yang ada di lokasi wisata Ranu Gumbolo ini diantaranya yaitu Ikan Grameh, Ikan Nila, Ikan Mujair, Ikan lele, bahkan kadang ada juga yang menemukan jenis ikan Louhan.
Ranu Gumbolo, Tulungagung 2

Di lokasi wisata ini masih belum ada retribusinya, alias gratis untuk masuk ke lokasi tersebut. Pengunjung hanya dikenakan biaya parkir montor sekitar kurang lebih Rp 2.000 saja. Lumayan murahkan untuk tempat lokasi yang se secantik itu. Selain itu di sekitar lokasi tersebut sangat bersih, oleh sebab itu para pengunjung sanagat betah untuk menikmati keindahan alam di lokasi wisata Ranu Gumbolo.
Ranu Gumbolo, Tulungagung 3

Akses Menuju Ranu Gunbolo, Tulungagung

Rute jalur menuju objek wisata Ranu Gkumbolo ini, apabila wisatawan dari arah Surabaya mengarah ke Tulungagung, ikutilah rambu yang terpampang di pinggir jalan mengarah ke Wonorejo. Setelah melewati pintu masuk Waduk Wonorejo ikuti jalan sampai menemukan sebuah SD, kemudian ambil arah kanan sampai menemukan jalan bercabang pertama, ambil arah kanan (apabila lurus ini mengarah ke Waduk Wonorejo). Ikuti jalan saja sampai pada tempat parkiran Ranu Gumbolo. Di lokasi ini pengunjung juga dapat menikmati pemandangan keindah Waduk Wonorejo, dikarenakan tempatnya bersebelahan.
Ranu Gumbolo, Tulungagung 4

Dilokasi tersebut pengunjung bisa berfoto-foto atau mengambil gambar di lokasi tersebut. Dikarenakan lokasi ini sangat cocok dan bagus apabila dijadikan sebuah backround foto Anda. Setelah pengunjung puas berfoto ria di lokasi Ranu Gumbolo selanjutnya menuju ke lokasi objek wisata Tumpak Bledek. Objek wisata Tumpak Bledek adalah suatu tempat yang dulunya merupakan lokasi penambangan masyarakat sekitar. Pemandangan di objek wisata Tumpak Bledek ini tidak kalah indahnya dengan Ranu Gumbolo maupun Waduk Wonorejo. Nah bagi Anda yang berkunjung ke kabupaten Tulungagung jangan sampai terlewatkan untuk singgah ke lokasi objek wisata tersebut. 

TELETUBBIES HILL


when I hear the word Teletubbies sure we will remember the 2000's movie with four funny characters. Blitar has hills similar to that of movies hill Teletubbies, hills can be seen in the film with the character Tinky Winky, Dipsy, Lala and Po. The shape is similar to Mount Teletubbies in the fil is what makes people named this place Bukit Teletubbies.  The hillside location is in the hamlet kampunganyar Teletubbies, Sumberasri Village, Nglegok District, Blitar. the easiest path to get there is from the Bung Karno Grave straight north after arriving at the Penataran Market turned north to find a plantation turned east and then straight to follow that path. Plantation scenery while entering our eyes will be pampered by the papaya fruit farm where trees are still small but has borne fruit, pineapple fields which are one characteristic of Blitar. However, after the Penataran Market access roads to the north bit broken and were on good terms so that we have to be careful . Because visitors to put on the parking area below about 500 m from the tourist sites to go up to the Teletubbies Hill we can ride motorcycles just RP. 5000 / person. Teletubbies hill actually been around a long time but it was only the middle of 2016, better known by many people. the existing facilities there including ATV, blimp, hammocks, as well as a number of other interesting games. as well as several other supporting facilities among which the food stalls selling a wide variety of menus, a toilet, as well as the location of a large parking for two-wheeled vehicles, four-wheel and others. here we can enjoy a sunset or sunrise, play existing vehicle, take pictures - a photo with an interesting spot there


Desi/Prakerin/SMKN2Blitar/2016

BHAKTI ALAM, PASURUAN, JAWA TIMUR

Pada Sabtu, (3/1/2015), saya dan keluarga berkesempatan berwisata ke Bhakti Alam, Pasuruan, Jawa Timur. Kami berangkat dari Surabaya dengan waktu tempuh selama 3 jam. Sebenarnya, jarak ke Bakti Alam bisa ditempuh dalam waktu 2 jam. Namun, karena hari itu akhir pekan, sehingga jalanan menuju ke sana sangat macet.
Kenapa kami memilih wisata alam ke Bhakti Alam? Bhakti Alam merupakan agrowisata atau wisata alam yang menyajikan keindahan alam dengan kebun buah yang sangat luas. Belum lagi dengan udaranya yang sejuk, membuat saya dan keluarga sangat nyaman untuk berlibur demi menghilangkan rasa penat dengan runitas sehari-hari.
Letak
Agrowisata Bhakti Alam terletak di daerah Nongkojajar – Pasuruan, Jawa Timur. Tepatnya di desa Ngembal kecamatan Tutur pada ketinggian 450 sampai dengan 550 mdpl. Untuk jaraknya sekitar 30 km dari Surabaya dan 40 km dari kota Malang.
Tidak sulit untuk menemukan Bhakti Alam. Bila dari arah Surabaya, di pertigaan Purwosari Anda ambil arah Probolinggo (belok kiri). Namun, jika dari arah Malang, Anda ambil ke arah kanan. Dari pertigaan Purwosari mengikuti jalan dan sekitar 500 m terdapat pertigaan dengan tanda Bhakti Alam. Ambilah jalan ke kanan kemudian ikuti jalan sampai di wisata alam Bhakti Alam.
Tiket masuk
Harga tiket masuk untuk hari biasa Rp 30.000. Sedangkan untuk hari Sabtu/Minggu/ libur Rp 35.000. Harga sudah termasuk tiket mobil untuk berkeliling, irisan buah melon, jus buah, dan susu. Setelah membeli tiket, kami langsung mengantre mobil untuk berkeliling ke area perkebunan buah. Mobilnya sangat unik dengan khas mobil perkebunan. Di dalam mobil tersebut terdapat pemandu yang menjelaskan segala hal tentang agrowisata Bhakti Alam.


Beli susu, yogurt, dan buah
Dalam perjalanan berkeliling dengan mobil, di tengah jalan kami diberhentikan di tempat penjualan susu dan yogurt. Jadi semua pengunjung, dipersilakan untuk membeli susu dan yogurt. Oiya, di depan tempat penjualan tersebut, terdapat dua sapi yang gemuk dan lucu. Anda dan keluarga bisa berfoto bersama sapi-sapi tersebut.
Setelah membeli susu dan yogurt, kami kembali melanjutkan perjalanan mengelilingi kebun buah. Di tengah perjalanan, kami kembali diajak untuk bebelanja. Kali ini kami dipersilakan untuk membeli buah naga.
Selain buah naga, terdapat juga tempat penjualan buah. Di tempat tersebut, pengunjung bisa membeli berbagai buah hasil perkebunan di agrowisata Bhakti Alam. Anda bisa menemukan buah, seperti duren, mangga, sawo, belimbing, apel, bahkan petai.




Tempat makan
Apakah di sana ada restoran atau tempat makan? Jangan khawatir! Habis lelah berkeliling di kebun buah, Anda bisa langsung menuju rumah makan yang ada di sana. Meskipun di sana hanya ada satu rumah makan, namun, menunya cukup lengkap. Di antaranya: sate, nasi goreng jawa, ayam penyet, mie goreng, gado-gado, rawon, gorengan, hot dog, somay, batagor, dan masih banyak lagi. Harganya juga tidak terlalu mahal. Harga menu makanan di sana mulai dari 5 ribu – 40 ribu. Oiya, jika Anda sudah tiba di rumah makan, jangan lupa untuk menukarkan kupon dengan susu gratis 


Penginapan
Bagi pengunjung yang datang dari luar kota tidak perlu repot mencari hotel untuk menginap. Di wisata alam Bhakti Alam terdapat resort penginapan, yang setiap resortnya terdapat 1-2 kamar. Untuk rate harganya juga cukup terjangkau. Rata-rata penginapan di Bhakti Alam berkisar Rp 500 ribu – Rp 900.000. Jadi, Anda dan keluarga bisa menginap dengan udara yang sejuk dan pemandangan pohon buah yang segar.
Parkir
Jangan khawatir soal parkiran. Fasilitas parkir di sana cukup luas dan aman. Untuk tarifnya sebenarnya tidak dipungut biaya. Namun, di sana terdapat juru parkir yang mengatur mobil ingin keluar atau masuk. Jadi, Anda bisa memberikan tarif seiklhasnya dan sepantasnya ;) Waktu itu, kami memberikan kepada juru parkir sebesar 5 ribu rupiah.
Fasilitas lainnya
  1. Barak
  2. Camping Ground
  3. Hall
  4. Fasilitas Out Bound
  5. Musholla
  6. ATV
Informasi
Website: www.bhaktialam.com
Telp: 031 – 611606

17 Tempat Wisata di Madiun dan Sekitarnya





 1. Wana Wisata Grape
wana-wisata-grapeWana Wisata Grape terletak tidak terlalu jauh dari kota Madiun. Berjarak 17 kilometer dan berada di Desa Kare, tempat ini sangat kaya akan keindahan dan suasana alami, dan sangat cocok untuk para pengunjung dan wisatawan yang ingin refreshing atau sekedar melepaskan hiruk pikuk dan kesibukan di kota besar. Tempat wisata yang memiliki mata air alami berasa dari Pegunungan Dungus ini memiliki banyak sekali kegiatan menarik dan juga menawarkan paket yang sesuai dengan kegiatan-kegiatan tersebut. Mulai dari kegiatan bersepeda, panjat tebing, hiking, sampai berkemah bisa dilakukan di wana wisata ini.
2. Monumen Kresek
monumen-kresek-madiunMonumen yang terletak di Desa Kresek ini berjarak kurang lebih 8 kilometer dari kota Madiun. Sekilas terlihat seperti tidak ada apa-apa, tetapi monumen ini merupakan monumen bersejarah dan juga saksi dari Peristiwa Madiun. Lokasi monumen sendiri terdiri dari monument dan relief peninggalan sejarah tentang keganasan PKI. Setelah mengenal sejarah singkat kota Madiun dari monumen ini, pengunjung bisa bersantai di tempat istirahat yang disediakan di lokasi. Fasilitas lain juga sangat memadai, seperti musholla, kamar kecil, jogging track, sampai rumah makan sederhana dengan makanan kuliner khas Madiun. Untuk pengunjung yang juga ingin mengunjungi banyak tempat-tempat bersejarah, bisa mengintip Tempat Wisata di Purwakarta dan Sekitarnya.
3. Taman rekreasi Umbul
umbulBila pengunjung kota Madiun datang dengan membawa anak-anak kecil, tentunya akan membosankan untuk anak kecil kalau terus menerus pergi ke tempat yang bersejarah ataupun dekat dengan alam. Memang terkadang tidak ada salahnya mengajarkan anak-anak mengenai sejarah negara, atau bersama-sama menikmati segarnya udara dan suasana pegunungan serta menikmati alam yang bebas tanpa asap kendaraan seperti di kota besar. Tetapi dalam waktu liburan seperti ini, anak-anak juga pasti ingin bermain. Maka dari itu, taman rekreasi Umbul merupakan tempat yang tepat untuk mengajak anak-anak. Wisatawan bisa juga menikmati berbagai macam fasilitas, mulai dari kolam air panas dari sumber air belerang, kolam renang, kebun binatang mini, taman bermain anak, sampai penginapan.
4. Air terjun Krecekan Denu
krecekan-denuIndonesia merupakan negara yang kaya akan keindahan dan sumber daya alamnya. Lihat saja dari Air Terjun di Indonesia yang Wajib di Kunjungi, tidak heran jika banyak kota-kota yang tersebar di Indonesia memiliki air terjun yang tidak kalah indahnya. Air terjun yang satu ini berada tidak jauh dari tempat wisata Grape. Bertempat di Kecamatan Kare, jalan menuju air terjun ini cukup mudah karena jalan menuju air terjun sudah diperhalus dengan aspal. Masih berjarak sekitar 20 kilometer dari pusat kota, air terjun setinggi kurang lebih 20 meter ini memiliki keindahan tersendiri meskipun kucuran airnya tidak terlalu deras dibandingkan air terjun yang lain. Pengunjung bisa menikmati air terjun dengan nuansa pegunungan dan pemandangan pegunungan yang indah, air yang jernih, dan dikelilingi bebatuan sehingga menambah kesan artistik bagi para pengunjung yang ingin berfoto ataupun sekedar menikmati suasana sambil bersantai sejenak.
5. Air terjun Seweru
air-terjun-seweruBerada di balik dua tebing kokoh yang tinggi, Air Terjun Seweru memiliki nama julukan yang banyak. Sering diesbut juga sebagai Air Terjun Serondo, Air Terjun Kedung Malam, dan juga Air Terjun Slampir. Meskipun tempat wisata ini masih agak tersembunyi dan minim petunjuk, tetapi jalan akses menuju air terjun cukup baik. Di gapura air terjun, sudah disediakan tempat parkir untuk pengunjung. Dari gapura masuk hingga lokasi air terjun, jalanan cukup terjal dan berjarak 1 kilometer dengan medan yang curam karena jalanan masih berupa tanah dan batu alam. Setelah melewati itu, pengunjung akan menemukan dua air terjun setinggi 15 meter yang dikelilingi bukit batu. Meskipun Madiun memiliki banyak air terjun, tetapi ada saingan berat bagi air terjun unik ini, yaitu Tempat Wisata Air Terjun di Bali yang Terindah.
Yang unik dari air terjun ini adalah, selain suasana yang membuat pengunjung seperti berada di surga tersembunyi, adalah salah satu diantara dua air terjun itu memiliki batu alam besar di puncaknya yang tampak seperti sedang menggantung. Suasana air terjun yang dikelilingi bukit dan terasa seperti membentuk ruang membuat cahaya matahari tidak sepenuhnya bisa menembus ke dalam tempat air terjun, sehingga wisatawan tidak akan merasa kepanasan atau gerah ketika masuk ke kawasan air terjun. 
6. Air terjun Banyulawe Dong
banyulawe-dongMasih tidak jauh dari taman wisata Grape dan juga air terjun Krecekan Denu, air terjun Banyulawe Dong ini bertempat di Kabupaten Kare. Berada tepat di balik lereng Pegunungan Wilis, air terjun yang menawarkan suasana sejuk serta sejuk khas pegunungan ini selalu sukses membuat pengunjung dan wisatawannya merasa rileks dan betah berlama-lama. Di sekitar kawasan air terjun, terdapat banyak warung-warung dan tempat beristirahat untuk pengunjung. Karena tersembunyi di balik hutan dan di balik lereng pegunungan, untuk mencapai air terjun ini memiliki tantangan tersendiri. Tetapi, pemandangan dan suasana yang bisa ditemui pengunjung sungguh tidak ada duanya. Untuk para wisatawan yang menyukai wisata air, tidak ada salahnya untuk juga membaca Tempat Wisata di Manado yang Wajib Dikunjungi, tentunya dengan air terjun yang tak kalah menarik dengan air terjun di Madiun ini.

 7. Air terjun Kucur
kucur
Untuk mencapai air terjun Kucur, para wisatawan akan melewati hamparan sawah, sungai dan kebun. Sepanjang perjalanan, pengunjung juga akan dimanjakan dengan suasana segar dan latar belakang gunung Wilis yang menjulang tinggi. Tersedia tempat parkir untuk pengunjung yang datang menggunakan kendaraan, tetapi untuk memasuki situs air terjun, para wisatawan harus berjalan kaki menyusuri jalan setapak membelah hutan. Meskipun memiliki tinggi yang tidak setinggi air terjun-air terjun yang lain yang berada di sekitar Madiun, tetapi air terjun ini tetap istimewa karena memiliki “tangga”. Keunikan wisata air terjun Madiun memang menarik, dan tentunya tidak kalah dari Tempat Wisata Air Terjun di Bandung yang Mempesona.
Terletak sekitar 30 kilometer dari Kota Madiun, air terjun Kucur juga memiliki sebuah keistimewaan, karena tidak jauh dari air terjun tersebut dan berjarak hanya kurang lebih tiga kilometer dari situs air terjun, terdapat satu tempat wisata lain yaitu Gua Petapan. Keunikan dari tempat ini adalah  selain memiliki nama Gua Petapan yang berasal dari cerita Ramayana, dan seringkali dijadikan sebagai tempat pertapaan. Untuk memasuki situs Gua Petapan, pengunjung dapat menaiki kendaraan umum sampai ke tempat dengan jalan beraspal, dan setelah itu terdapat jalan setapak yang cukup berliku, melewati lembah dan bukit.

8. Dumilah Water Park
waterpark-dumilah-madiunBerada di tengah kota Madiun, tempat ini menjadi tempat destinasi utama bagi penduduk sekitar Madiun, terutama pada waktu liburan, dan juga tentunya pada saat akhir pekan. Oleh karena itu, jika pengunjung dari luar kota ataupun luar negeri ingin datang ke tempat wisata ini, alangkah baiknya untuk pengunjung bila bisa datang di hari-hari kerja untuk menghindari antrian untuk masuk ke dalam Dumilah Water Park dan juga menikmati wahana-wahana yang sepi dan kosong. Dumilah Water Park memiliki banyak zona-zona yang beraneka ragam, dan menarik untuk dicoba serta dimainkan satu persatu. Mulai dari zona game, zona air, dan juga tempat memancing. Tempat ini sangat cocok untuk wisatawan yang ingin menikmati hiburan selain pemandangan alam dan cocok untuk wisatawan yang memiliki anak-anak kecil.9. Waduk Bening Widas
waduk-bening-widas
Jawa Timur sangat terkenal dengan wisata air, terutama air terjun, pantai, teluk dan waduk. Seperti Tempat Wisata Banyuwangi – Pantai, Air Terjun, Teluk dan Kuliner, Madiun juga salah satu diantara kota di Jawa Timur yang memiliki banyak wisata air. Bendungan yang terletak cukup jauh dari kota Madiun yatiu 40 kilometer ini berada di Dusun Petung, Desa Pajajaran, Kecamatan Sadaran. Meskipun terlihat seperti waduk biasa, tempat ini sering dijadikan tempat wisata bagi penduduk lokal, terutama untuk para penduduk yang senang berwisata dengan keluarga dan bersantai tanpa harus terlalu jauh dari Madiun atau mengeluarkan banyak uang. Waduk yang memiliki luas 800 kilometer persegi ini memiliki banyak fasilitas yang bisa dinikmati. Sebut saja kolam pancing, taman bermain, penginapan, dermaga dan perahu, tempat berkemah dan melakukan kegiatan kano bisa dilakukan di daerah Waduk Bening Widas ini. Selain itu, terdapat pula penginapan dan juga rumah makan yang terletak di sekitar waduk, sehingga pengunjung tidak usah terlalu jauh mencari tempat makan atau tempat menginap. Pemandangan yang bisa dilihat dari waduk berupa perahu-perahu berwarna warni juga bisa menjadi objek foto yang indah dan tidak terlupakan.
10. Waduk kedungbrubus
waduk-kedungbrubusWaduk Kedungbrudus adalah sebuah bendungan yang terletak di Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun. Berbatasan langsung dengan Kabupaten Bojonegoro, bendungan ini selesai dibangun mulai tahun 2008, dan memiliki fungsi utama sebagai sarana irigasi dan juga sumber air. Banyak tempat wisata di Jawa Timur yang memiliki waduk dan bendungan sebagai salah satu tempat yang wajib dikunjungi. Sesuai dengan namanya, fungsi kedua dari waduk adalah sebagai pembendung air sungai terutama di saat musim penghujan. Pengunjung dapat menikmati suasana tenang sambil menikmati ikan khas dari waduk, jajan di sekitar warung yang berada di pinggir waduk, atau berjalan-jalan menikmati keindahan hutan jati yang berada tidak jauh dari waduk ini. Mumpung masih berada di Jawa Timur, jangan lupa untuk mengintip Tempat Wisata di Lamongan Jawa Timur, dengan banyaknya tempat wisata yang menarik serta menyenangkan untuk dikunjungi.
11. Gunung Wilis
gunung-wilisMeskipun tidak terlalu tinggi, yaitu hanya sekitar 2.169 meter di atas permukaan laut (dpl), tetapi gunung ini menjadi salah satu gunung yang cukup menantang untuk didaki. Wisata alam yang berada di sekitar Gunung Wilis juga mengingatkan akan Tempat Wisata Alam di Aceh yang Wajib Dikunjungi. Dengan beberapa puncak dan jalur pendakian dari beberapa kota, Gunung Wilis menyajikan pemandangan indah bagi para pendakinya. Bertempat di Desa Kare, para pendaki bisa melapor ke petugas yang terletak di dekat perkebunan kopi. Perjalanan menuju dusun Pulosari yang letaknya tidak jauh dari kaki gunung bisa ditempuh dengan sepeda motor, dan setelah itu barulah pendaki melanjutkan trekking sampai ke puncaknya. Terdapat banyak satwa liar di tengah kelebatan hutan di tengah gunung ini, dan juga banyak lembah, perbukitan, dan air terjun kecil yang menambah indah pemandangan bagi para wisatawannya.
12. Makam dan Masjid Kuno Taman
masjid-makam-tamanTentunya ada alasan mengapa Madiun dijuluki Kota Budaya. Terdapat cagar budaya yang menarik dikunjungi di Jalan Asahan Madiun, yaitu kompleks Makam dan Masjid Kuno Taman. Sesuai dengan namanya, kompleks Makam dan Masjid Kuno Taman ini terdiri dari sebuah masjid kuno dan juga makam. Tidak jauh dari masjid antik, terdapat sebuah makam yang merupakan makam dari Kanjeng Kyai Ageng Mohamad Kholifah. Meskipun sekilas terlihat tidak seperti masjid kuno dan antik pada umumnya, masjid yang memiliki sentuhan modern berupa tembok dan bukan kayu ini sebenarnya mayoritas terbuat dari kayu, kecuali tembok. Sentuhan-sentuhan kuno dan antik yang menunjukkan masa lampau bisa dilihat dari tiang penyangga masjid yang terbuat dari kayu gelondongan bulat. Bagi penggemar wisata sejarah, dan juga pengunjung bisa mendapatkan Manfaat Wisata Religi yang Wajib Diketahui. Tidak salah lagi kalau Makam dan Masjid Kuno Taman ini merupakan tempat yang kaya akan sejarah ini sungguh disayangkan bila terlewat.
13. Tirtonirmolo Waterpark
tirtonirmolo-waterparkMadiun memang merupakan tempat yang unik dengan banyak tmepat wisata. Memang tidak atau belum memiliki tempat-tempat rekreasi yang terkenal seperti contohnya Taman Wisata Matahari Bogor Jawa Barat, tetapi tentunya Madiun memiliki banyak sekali tempat rekreasi yang juga tidak kalah menariknya untuk dikunjungi. Bukan hanya Dumilah Water Park saja yang menjadi sumber wisata rekreasi bagi penduduk sekitar, tetapi juga ada Tirtonirmolo Waterpark. Taman rekreasi air yang bertempat di kota Madiun ini memiliki banyak fasilitas-fasilitas menarik yang bisa dikunjungi dan dinikmati oleh pendatang berbagai umur. Mulai dari kolam seluncur, kolam laba-laba, kolam anak-anak, kolam air mancur, taman air, kolam renang dewasa, wahana ember tumpah, seluncur tinggi, dan masih banyak lagi. Tempat wisata Tirtonirmolo Waterpark cocok untuk dikunjungi para wisatawan dengan anak-anak kecil yang ingin bersantai tapi tetap sambil bermain.14. Sun City Water and Theme Park
sun-city-water-theme-parkMerasa bosan dengan pemandangan alam yang sepi dan terkadang sulit dijangkau? Ingin bersantai tetapi tidak ingin terlalu jauh dari pusat kota? Ingin berbelanja dan juga berekreasi di hari yang sama tanpa membuang waktu? Sun City Water and Theme Park jawabannya. Meskipun tempat ini tidak sebesar dan semegah Tempat Wisata di Genting Malaysia Paling Menarik, tetapi Sun City Water dan Theme Park ini bertempat di tengah kota Madiun. Sun City Water dan Theme Park merupakan tempat dengan banyak wahana. Mulai dari wahana air sampai ke atraksi atraksi, wahana, dan permainan non air. Terletak di tengah kota dan berada tidak jauh dari Sun City Mall, tempat ini sangat strategis dan sering dikunjungi penduduk setempat sebagai wahana wisata yang menyenangkan dinikmati oleh pengunjung tua dan muda. Tersedia wahana air berupa perosotan, kolam arus, dan wahana lainnya.
15. Desa Nglambangan
wisata-nglambangan-madiunMungkin para wisatawan yang mampir ke kota Madiun merasa mampir ke masing-masing desa dan dusun yang tersebar di sekitar kota hanyalah buang-buang waktu dan tenaga saja. Tetapi, Desa Nglambangan merupakan desa yang wajib dikunjungi, karena di dalam desa tersebut terdapat situs sisa kerajaan Majapahit yang sangat terawat. Situs yang sarat dengan kekayaan sejarah, terutama menambah wawasan mengenai sejarah Indonesia sebelum zaman penjajahan, terutama pada masa Majapahit ini sangat layak dikunjungi. Seperti Wisata Raja Ampat Papua – Sejarah, Rute dan Kegiatan Menarik, banyak juga pengalaman menarik dan benda-benda bersejarah yang memiliki banyak cerita dan menunjukkan betapa megahnya kerajaan Majapahit pada zaman itu. Tidak heran, Desa Nglambangan merupakan salah satu kebanggaan tempat wisata Madiun. Berjarak sangat dekat dengan kota Madiun, kurang lebih 8 kilometer, Desa Nglambangan memiliki sejumlah bangunan dan artefak peninggalan Majapahit yang masih tersimpan dengan rapi. Beberapa di antara koleksi artefak dan bangunan adalah Watu Dakon, yaitu penyimpan pusaka pada masa itu. Tentunya para penggemar sejarah tidak boleh melewati pengalaman ini.
16. Alun-Alun Kota Madiun
alun-alun-madiunSetelah puas berkeliling di situs-situs serta tempat-tempat wisata yang tersebar di sekitar kota Madiun, tidak ada salahnya bagi pengunjung untuk menikmati hari yang tenang di alun-alun kota. Sama seperti dengan Wisata Kampung Gajah – Lokasi – Wahana dan Kuliner, banyak wahana yang bisa dinikmati di sekitar kota Madiun, dan tentunya wisatawan akan menikmati wisata kuliner yang sedap di kota Madiun. Di sekitar Alun-Alun, pengunjung bisa mendapatkan banyak jajanan khas Madiun seperti brem atau bisa juga mencicipi makanan khas kota Madiun ini yaitu pecel. Tentunya tidak seperti dengan pecel biasa, pecel khas Madiun memiliki rasa yang berbeda. Pecel Madiun disajikan dengan campuran sayur hijau, kecubung dan kemangi yang segar, ditemani dengan daging seperti empal dan ati yang temani oleh nasi, sambal kacang dan tentunya kerupuk bisa membuat wisata di kota Madiun semakin lengkap.
 17. Wisata Cinderamata Madiun
brem-madiunMadiun memang kota yang sangat dekat dengan Bojonegoro. Oleh karena itu, meskipun memiliki kesamaan dengan Bojonegoro, tetapi banyak tempat wisata yang berbeda, dan tentunya tempat wisata kuliner yang unik di masing-masing kota. Tempat Wisata di Bojonegoro Jawa Timur dan Kuliner Khasnya sangat menarik dikunjungi, terutama setelah puas berkeliling, berwisata, mengenal sejarah dan menyantap kuliner khas Madiun. Tetapi, berkunjung ke kota Madiun yang memiliki julukan Kota Brem tentunya tidak akan lengkap tanpa membeli oleh-oleh cinderamata berupa makanan oleh-oleh khas kota ini. Brem yang berwarna kekuningan, rasa khas dan terasa dingin begitu digigit sangat cocok untuk menemani kopi atau teh sore. Tidak salah kalau banyak pengunjung yang membeli banyak oleh-oleh ini untuk dibagikan ke kerabat ataupun dinikmati sendiri. Dibuat dengan sari ketan yang difermentasi, brem Madiun sangat istimewa dan cocok dinikmati siapa saja.
Pesona tersembunyi kota-kota di Jawa Timur memnag tidak ada habisnya. Banyak pemandangan alam maupun tempat rekreasi penghilang penat yang cocok untuk dikunjungi wisatawan lokal maupun internasional.